Makanan Ibu Menyusui Ini Sebaiknya Harus Dihindari

Bagi setiap wanita yang sudah melahirkan, pasti menginginkan dapat memberikan ASI ekslusif untuk buah hatinya. ASI adalah nutrisi yang terbaik dari ibu yang diberikan pada buah hati ketika bayi berusia 0-6 tahun. Hal inilah yang membuat setiap ibu harus berupaya semaksimal mungkin mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi untuk memaksimal kandungan di dalam ASI tersebut. Dari sinilah seorang ibu tahun tahu kebutuhan nutrisi bayi yang diasup melalui ASI ibu. Untuk itu seorang ibu harus bisa memilih jenis makanan ibu menyusui yang tepat dan membuat ASI semakin berkualitas.

Jenis Makanan Ibu Menyusui yang Perlu Dihindari

Bagi ibu yang sedang menyusui harus benar-benar memahami bahwa makanan maupun minuman yang anda santap akan sangat berpengaruh pada kualitas ASI. Bila ASI berkualitas tentu kandungan nutrisi dalamnya juga sangat tinggi. Sebaiknya para ibu harus lebih cermat memilih jenis makanan yang tepat untuk ibu menyusui. Selain itu ketahui juga jenis makanan yang sebaiknya dihindari agar tidak menurunkan kualitas ASI. Berikut ini akan dijelaskan jenis makanan yang perlu dihindari oleh ibu selama masa menyusui.

  1. Ikan Mentah dan Setengah Matang
    Meskipun ikan dikenal memiliki kandungan yang bagus bagi kesehatan namun ternyata bagi ibu menyusui sebaiknya hindari mengkonsumsi ikan mentah dan ikan setengah matang. Sebab jenis makanan ini ternyata cukup berisiko ketika disantap dalam kondisi masih mentah atau setengah matang. Diketahui risiko yang bisa ditimbulkan oleh jenis makanan ini yaitu berpengaruh pada perkembangan otak bayi. Sebab ikan yang mentah atau setengah matang mengandung bakteri e coli serta salmonella yang dapat menggangu kesehatan bayi. Pastikan memasak ikan hingga matang ketika anda berasa di masa menyusui agar terhindar dari berbagai bahaya di atas.
  2. Makanan yang Sangat Pedas
    Saat ibu menyusui mengkonsumsi makanan pedas maka buah hati juga bisa merasakannya ketika menyusu. Bahkan hal ini membuat bayi menjadi tidak begitu suka terhadap ASI anda. terlebih ASI yang mengandung rasa peda juga akan menggangu pencernaan bayi. Sehingga saat menyusui sebaiknya hindari makanan yang sangat pedas.
  3. Kopi
    Bila anda mengkonsumsi ASI dalam masa menyusui maka bayi anda bisa mengalami rewel karena susah tidur. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kandungan kafein di dalam kopi tersebut. Ternyata kopi mengandung kafein yang anda konsumsi bisa menggangu pola tidur bayi. Sebaiknya kurangi asupan kopi setiap hari selama anda berada di masa menyusui.
  4. Minuman Beralkohol
    Sebaiknya ibu menyusui menghindari minuman yang beralkohol. Sebab kandungan alkohol yang ada di dalam ASI bisa menggangu pola tidur bayi sehingga bayi akan mengalami susah tidur dan akhirnya rewel.
  5. Cokelat
    Mengkonsumsi cokelat memang bisa membuat hati terasa tenang. Tetapi ternyata harus dihindari selama masa menyusui. Sebab cokelat tersebut dapat menggangu pencernaan serta pola tidur bayi. Anda perlu waspada ketika bayi tiba-tiba rewel mungkin akibat dari anda yang terlalu banyak makan cokelat selama menyusui. Cokelat tersebut juga mengandung kafein tinggi sehingga membahayakan kesehatan bayi.
  6. Jeruk
    Pencernaan bayi memang masih sangat rentan sehingga saat anda makan jeruk selama menyusui maka rasa asam dari jeruk dapat menggangu pencernaan bayi. Namun anda masih bisa mengkonsumsi jeruk yang rasanya manis.
  7. Telur
    Ibu menyusui yang mengkonsumsi telur bisa berpotensi memicu munculnya alergi pada buah hati. Terlebih bagi bayi yang mudah alergi maka anda harus menghindari makan telur terlebih dahulu.
  8. Kembang Kol atau Brokoli
    Kedua jenis sayuran ini ternyata mengandung banyak gas yang bisa membuat bayi kembung dan sering buang gas. Sehingga saat menyusui anda harus menghindari dua jenis sayur ini.

Itulah tadi penjelasan mengenai makanan ibu menyusui yang sebaiknya dihindari untuk menambah wawasan anda. Jenis makanan di atas memang perlu dihindari supaya bayi anda tidak berisiko mengalami gangguan kesehatan yang bisa membahayakan bayi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *