Mengetahui Perbedaan Antara Asuransi Umum dan Asuransi Jiwa

Tidak bisa dipungkiri memang bahwa istilah asuransi di kehidupan sehari – hari saat ini bisa dibilang sudah cukup ramah sekali didengar. Terjadinya kemajuan zaman dan pendidikanlah yang membuat sebagian orang sadar akan pentingnya asuransi di kehidupan mereka. Tapi tahukah Anda bahwa ternyata ada dua jenis asuransi yang penting untuk Anda ketahui, yakni asuransi umum dan asuransi jiwa. Tentu saja diantara kedua jenis asuransi tersebut terdapat kelebihan dan kekurangannya masing – masing. Makanya, melalui artikel ini akan kami ulaskan informasi lebih lengkapnya mengenai kedua asuransi tersebut.

Pada dasarnya manfaat dari asuransi ini adalah menekankan pada keamanan atau perlindungan seseorang terhadap berbagai bentuk resiko yang bisa memberikan dampak buruk terhadap keuangan. Tidak heran jika pada akhirnya yang demikian tersebut membuat banyak perusahaan asuransi yang terus berinovasi dalam memasarkan produk terbarunya.

Mengetahui Perbedaan Antara Asuransi Umum dan Asuransi Jiwa

Asuransi umum

Sebetulnya asuransi umum ini tak terlalu berbeda dengan asuransi jiwa. Hanya saja objek yang diberi perlindungan ternyata lebih luas, yakni tak hanya sebatas pada kematian saja. Selain hal tersebut, dari segi pembayaran asuransinya sendiri nanti Anda akan dikenakan biaya dalam bentuk uang, tetapi demikian ada pula dalam bentuk penggantian kerugian.

Pada jenis asuransi ini Anda bahkan tidak hanya terbatas pada proteksi kehidupan saja, tetapi juga harta atau pun objek tidak hidup yang ternyata juga bisa diasuransikan, contohnya kendaraan, bangunan, dan lain sebagainya. Sementara itu berdasarkan objeknya sendiri, asuransi umum dapat dibedakan menjadi dua, yakni sebagai berikut.

  • Asuransi udara dan laut. Ini adalah jenis asuransi yang akan memberikan Anda jaminan pertanggungan terhadap berbagai resiko kecelakaan, baik itu yang terjadi di darat maupun di laut.
  • Asuransi non udara dan laut. Ini adalah jenis asuransi yang meliputi asuransi harta benda, asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan diri, asuransi kebakaran, asuransi kendaraan, asuransi tempat tinggal, dan lain sebagainya.

Buat Anda nih yang kebetulan tertarik untuk melakukan asuransi umum, jangan lupa untuk berkunjung ke website simplr.id untuk mendapat berbagai informasi produk perlindungan gaya hidup.

Asuransi jiwa

Lain halnya dengan jenis asuransi berikut ini, yakni asuransi jiwa yang lebih berfokus pada perlindungan nasabah. Apabila suatu saat nasabah meninggal, baik itu diakibatkan adanya kecelakaan atau pun masalah kesehatan lainnya, maka pihak keluarga akan menerima biaya sesuai dengan skema tanggungan di awal kesepakatan. Asuransi jiwa ini pada dasarnya kelompokkan menjadi tiga, yakni sebagai berikut.

  • Asuransi seumur hidup atau whole life. Asuransi jenis ini nanti akan memberikan perlindungan hingga usia nasabah mencapai 99 tahun. Kelebihan asuransi tersebut ada pada nominal tunai yang akan terus bertambah sekalipun masa pembayaran preminya telah usai atau habis.
  • Asuransi berjangka atau term life. Ini adalah jenis asuransi yang tidak punya nominal tunai, namun memiliki tenggat waktu tahunan. Kekurangan dari jenis asuransi tersebut adalah uang preminya tidak bisa diambil apabila periode habis. Selain hal tersebut, asuransi ini merupakan satu – satunya yang tidak punya fitur tabungan.
  • Asuransi dwiguna atau endowment. Lalu untuk jenis asuransi yang terakhir ini nanti akan memberikan manfaat dalam bentuk pembayaran tunai dalam jangka waktu yang telah ditetapkan menurut perjanjian yang sudah disepakati di awal. Misalnya saja asuransi pendidikan dan dana pensiun.

Demikian informasi yang bisa kami bagikan tentang perbedaan antara asuransi umum dan asuransi jiwa. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *