TKN Mempertanyakan Klaim Prabowo Pemenang Pilpres 2019, Sedangkan BPN Tidak Menempatkan Saksi

Arya Sinulingga selaku juru bicara Tim Kampanye Nasional atau TKN Jokowi – Ma’ruf mengatakan jika Badan Pemenangan Nasional atau BPN Prabowo – Sandi tidak menempatkan saksi pada semua TPS atau Tempat Pemungutan Suara. Dirinya mengetahui hal tersebut karena adanya beberapa TPS di dapilnya yang tidak dipantau oleh saksi dari BPN. Oleh karena itu Arya mempertanyakan kepada BPN Prabowo – Sandi yang selalu mengklaim jika kubunya mendapatkan informasi tentang data dokumen C1 secara cepat. Hingga pada akhirnya BPN Prabowo – Sandi mengklaim telah mendapatkan data real count sebesar 62 % yang berasal dari 320.000 TPS.

Sebagai contohnya saja BPN tidak menempatkan saksinya di TPS yang ada di Cempaka Putih. Jika BPN tidak menempatkan saksinya di semua TPS, lalu bagaimana mereka bisa mengirim C1? Di Jakarta saja BPN tidak menempatkan saksinya, lalu C1 yang mereka upload berasal dari mana? Arya juga mempertanyakan tentang akses BPN Prabowo – Sandi untuk bisa sampai ke sampel TPS yang ada diseluruh Indonesia. Arya juga menambahkan tidak hanya kekosongan saksi saja, tetapi tidak semua daerah menggunakan WhatsApp untuk bisa berkomunikasi. Sehingga untuk bisa mengirimkan data C1 kepada tim yang ada di Jakarta akan memerlukan waktu. Oleh karena itu Arya merasa tidak percaya jika BPN mampu mengumpulkan data hasil penghitungan suara dalam waktu singkat dari 40 % TPS yang ada di Indonesia. Patut dicurigai jika dalam waktu satu hari saja BPN dapat memiliki data sebanyak 40 %.

Sebelumnya calon Presiden Prabowo Subianto pada hari pemungutan suara telah mengklaim jika dirinya memenangkan Pilpres 2019. Dan bahkan Prabowo Subianto telah melakukan sujud syukur untuk merayakan kemenangan sepihaknya. Dirinya yakin telah memenangkan Pilpres 2019 dari hasil penghitungan sementara yang telah dilakukan oleh pihak internalnya. Berdasarkan berita real count pilpres 2019, Prabowo mengklaim jika dirinya telah memenangkan Pilpres 2019 dengan perolehan suara sebanyak 62 %. Prabowo mengatakan jika ini adalah hasil real count didalam posisi lebih dari 320.000 TPS.

Selama ini Badan Pemenangan Nasional atau BPN Prabowo – Sandi memang telah ditantang untuk terbuka atas klaimnya tentang penghitungan real count sehingga bisa menyatakan jika pasangan nomor urut 02 telah memenangkan Pilpres 2019. Ferry Mursyidan Baldan selaku relawan BPN sama saja sepeti pernyataan para petinggi BPN lainnya, dirinya juga memastikan jika memiliki ruangan untuk melakukan proses real count. Ferry mengatakan jika pihaknya memiliki beberapa tempat yang mereka gunakan untuk melakukan proses real count. Dan salah satu tempatnya adalah di Kantor secretariat BPN yang berada di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Tetapi Ferry tidak menyebutkan tempat lain yang digunakan pihaknya untuk memantau rekapitulasi hasil penghitungan suara. Ferry juga tidak menjelaskan secara rinci tentang proses real count yang dilakukan pihak internalnya. Ferry menambahkan jika pihaknya ingin berhati hati didalam melakukan rekapitulasi data terkait potensi serangan cyber. Dan bahkan Ferry juga mengatakan jika BPN sampai harus memback up data formulir C1 pada tempat yang berbeda.

Dan Sudirman Said juga selaku Direktur Materi BPN sebelumnya telah mengatakan jika pihaknya memiliki tim yang bertugas untuk melakukan penghitungan dan memantau rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilpres 2019. Adanya tim yang bertugas untuk memonitor di DPP masing masing Partai tetapi ada juga tim BPN nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *